
Pengamat Hubungan Internasional, Budi Mulyana, mengungkapkan target utama Amerika Serikat (AS) yang bersikeras akan memerangi Venezuela.
"Target utamanya adalah mempertahankan hegemoni Amerika Serikat di kawasan," ujarnya dalam Kabar Petang: Giliran Venezuela! di kanal YouTube Khilafah News, Rabu (24/12/2025).
Doktrin Monroe yang dikeluarkan oleh Presiden AS terdahulu, lanjut Budi, telah memastikan bahwa di kawasan benua Amerika (termasuk Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Latin) tidak ada lagi pengaruh negara luar, dalam hal ini Eropa ataupun negara-negara lain.
"Ini ditindaklanjuti dengan apa yang disebut sebagai backyard policy atau kebijakan halaman belakang," paparnya.
Budi mengungkapkan bahwa AS menganggap Amerika Latin sebagai bagian dari "halaman belakang" yang harus bebas dari pengaruh negara-negara lain.
"Maka, apa yang menjadi target Amerika Serikat dalam kasus Venezuela ini adalah bagaimana memastikan doktrin Monroe ini bisa berjalan. Benua Amerika, kawasan Amerika itu harus betul-betul lepas dari pengaruh asing, atau negara-negara yang memiliki hubungan kuat dengan negara asing dan menafikan hubungan mereka dengan Amerika Serikat. Itu adalah tujuan utama," sebutnya.
Budi menambahkan, yang kemudian dikaitkan dengan Venezuela sebagai negara yang mendukung teroris, terutama yang terlibat dalam penyokong narkotika, serta masalah Venezuela yang memiliki cadangan minyak luar biasa namun menolak tunduk pada arahan dari Amerika Serikat, hanyalah implikasi-implikasi.
"Namun, yang utama adalah bagaimana Amerika Serikat memastikan bahwa negara-negara di kawasan itu (benua Amerika) berada di bawah hegemoninya," pungkasnya.
Diketahui, Presiden AS Donald Trump bersikeras untuk melawan Venezuela. Ia bahkan mengerahkan pasukan dan persenjataan ke dekat perbatasan negara tersebut.
Sejak September, AS melancarkan serangan udara ke kapal-kapal di lepas pantai Venezuela dan perairan Karibia.
Setelah rangkaian insiden tersebut, hubungan kedua negara kian memanas. Trump bahkan mendeklarasikan kesiapan untuk meluncurkan operasi darat ke Venezuela. [] Muhar
0 Komentar