
Bicara tentang pernikahan, influencer dakwah Aab Elkarimi menyesalkan adanya pergeseran nilai di tengah publik.
“Ada pergeseran nilai yang cukup masif,” sesalnya dalam video pendek berjudul "Takut Miskin karena Nikah, Padahal Pintu Rezeki Terbuka Setelah Nikah" di kanal YouTube Khilafah News, Ahad (18/01/2026).
Aab mengemukakan, pergeseran tersebut melahirkan sejumlah narasi yang terdengar cukup pedas di telinga publik, seperti anggapan takut miskin karena menikah, bahkan muncul stigma bahwa menikah dalam kondisi miskin dianggap kriminal, atau memiliki anak saat belum mapan dipersepsikan sebagai kejahatan.
Ia juga menyinggung fenomena yang belakangan ramai diperbincangkan, yakni viralnya sepasang anak muda yang menikah dini dan tinggal di rumah kosong tanpa listrik.
Menurutnya, fenomena tersebut merupakan salah satu sisi ekstrem yang kerap dijadikan sorotan. Namun di sisi lain, kata Aab, publik juga setiap hari disuapi pemberitaan mengenai perceraian, perselingkuhan, hingga kekerasan seksual yang diekspos secara masif di media sosial.
“Maka, jadi wajar banget kalau dalam 10 tahun terakhir, angka pernikahan itu merosot tajam,” sesalnya.
Aab menilai, meskipun sebagian narasi terdengar ekstrem, ketika dihitung menggunakan rasio matematis dan kalkulasi biaya hidup di masa depan, pernikahan kerap dipersepsikan sebagai sesuatu yang mustahil.
“Iya enggak sih?” tanyanya secara retoris, seraya menegaskan bahwa di situlah letak dilema yang dihadapi generasi saat ini.
Ia juga menilai, meskipun secara jujur kecemasan ekonomi pasca menikah merupakan hal yang sangat logis dalam situasi saat ini (biaya kebutuhan hidup yang begitu tinggi), namun demikian ia mempertanyakan, “Apakah kehidupan benar-benar mengharuskan seseorang memiliki kontrol penuh atas seluruh variabel masa depan, hingga hal-hal yang paling detail?”
Aab menyebut, banyak orang saat ini terjebak dalam ilusi kontrol, yakni upaya mengendalikan semua hal secara berlebihan.
“Sampai-sampai kita lupa untuk fokus pada apa sih sebenarnya yang bisa kita kerjakan saat ini,” tandasnya. [] Muhar
0 Komentar