
Direktur Forum on Islamic World Studies (FIWS) Farid Wadjdi menyebut Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang diklaim untuk mewujudkan perdamaian, adalah kejahatan yang luar biasa.
"Ini kejahatan yang luar biasa," ujarnya dalam siniar Pantaskah Negara Sumbang US$ 1 Miliar dan Bergabung ke Board of Peace Buatan Amerika? pada Kamis (29/1/2026) di kanal YouTube Tabloid Media Umat.
Farid menjelaskan bahwa AS sebenarnya telah membombardir Gaza.
Meski Gaza dibombardir secara langsung oleh Zionis (Israel), lanjutnya, tetapi AS-lah yang membackup, baik ekonomi, politik, maupun militer.
"Setelah hancur, AS kemudian meminta negara lain untuk membangun Gaza," terangnya.
Menurut Farid, sudah bisa dipastikan dalam pembangunan-pembangunan (proyek global) seperti itu, pastilah perusahaan-perusahaan AS yang paling banyak diuntungkan.
Farid menambahkan bahwa pembayaran (iuran) yang diminta AS di BoP merupakan semacam upeti, sebagaimana di masa kekaisaran di masa lalu ketika dunia dikuasai kaisar.
"Siapa pun yang membayar upeti ini menunjukkan bahwa negara itu tunduk kepada Amerika Serikat," tandasnya. [] Muhar
0 Komentar