Sejarah

6/recent/Sejarah-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

IJM: INILAH MAKNA RUKYAT HILAL GLOBAL!


Direktur Indonesia Justice Monitor (IJM), Agung Wisnuwardana, mengungkapkan hal yang sangat penting bagi umat Islam terkait makna rukyat hilal global.

"Inilah makna rukyat hilal global: satu umat, satu waktu, satu hari raya," tulisnya dalam sebuah unggahan melalui akun Facebook Agung Wisnu, pada Kamis (19/3/2026).

Berdasarkan metode rukyat hilal global, Agung menyatakan bahwa dirinya turut melaksanakan Salat Idulfitri pada hari Kamis (19/3/2026).

"Hari ini, 19 Maret 2026, kami melaksanakan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 H," terangnya.

Ia menjelaskan bahwa hal tersebut bukan karena ingin berbeda, dan bukan pula untuk mencari sensasi.

"Tetapi karena kami mengikuti satu hal penting dalam Islam: ketika hilal telah terlihat di bagian negeri kaum Muslim (seperti di Afghanistan, Mali, dan Nigeria) maka itu pertanda telah masuk 1 Syawal bagi umat Islam seluruhnya," jelasnya.

Agung selanjutnya menyampaikan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ ثَلَاثِينَ يَوْمًا
Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah karena melihatnya. Jika tertutup mendung, maka sempurnakanlah menjadi tiga puluh hari.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa rukyat hilal global bukan sekadar perbedaan metode.

"Ini adalah panggilan untuk kembali pada persatuan umat Islam sedunia," ungkapnya.

Menurut Agung, Idulfitri sejatinya merupakan simbol kemenangan, bukan hanya atas hawa nafsu, tetapi juga atas sekat-sekat nation-state (negara bangsa) yang memecah belah umat.

"Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H.

تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنكُمْ تَقَبَّلْ يَا كَرِيمُ
Mohon maaf lahir dan batin," tutup Agung.

[] Muhar

Posting Komentar

0 Komentar