Sejarah

6/recent/Sejarah-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

KAUM MUSLIM DI GAZA DIBANTAI KARENA KAUM MUSLIM DI DUNIA TIDAK BERSATU


Kaum muslim di Gaza-Palestina dibantai dan dibombardir oleh Zionis Yahudi karena kaum muslim di dunia tidak bersatu.

Hal tersebut dinyatakan oleh ulama, KH. Rokhmat S. Labib, dalam tayangan Tahniah Idul Fitri 1447 H yang disiarkan melalui kanal YouTube One Ummah TV pada Kamis (19/3/2026).

"Bulan Ramadan tahun ini (1447 H) memperlihatkan kepada kita betapa pentingnya persatuan itu. Coba kita perhatikan setelah 2 tahun lebih kaum muslim di Gaza! Mereka dibantai, dibombardir, digenosida oleh Zionis Yahudi. Tak bisa melawan (membebaskan diri). Karena apa? Kaum muslim tidak bersatu," ungkap Kiai Labib.

Bahkan, lanjutnya, seolah tak berdaya menghadapi Zionis Yahudi yang hanya segelintir itu.

"Tetapi hari ini sebenarnya kita saksikan, ternyata kekuatan mereka tidak sekuat yang dibayangkan banyak orang. Mereka bisa luluh lantak, mereka dibombardir," ungkapnya.

Dan menariknya, kata Kiai Labib, yang membombardir dan membuat Zionis Yahudi luluh lantak baru satu negara, yaitu Iran.

"Kita bayangkan seandainya umat Islam bersatu padu untuk menghadapi musuh mereka, maka tak perlu lama. Maka ini menunjukkan betapa pentingnya umat Islam bersatu. Dan ketika persatuan ini tidak ada, maka umat Islam menjadi umat yang lemah," tandasnya.

Maka, Kiai Labib menyampaikan bahwa Islam sebenarnya telah menetapkan kepada umatnya agar bisa bersatu. Bukan hanya bersatu secara perasaan, tetapi bersatu secara faktual di bawah kepemimpinan khilafah.

"Khilafah inilah yang akan mempersatukan umat Islam menjadi umat wahidah (umat yang satu)," terangnya memungkasi. [] Muhar

Posting Komentar

0 Komentar