
Narator Tinta Media menjelaskan, perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) seharusnya diberikan sanksi yang tegas.
"Haruskah LGBT diberi sanksi tegas?" tanyanya retoris melalui video pendek berjudul LGBT Harus Disanksi Tegas! di kanal YouTube @TintaMediaID, Rabu (22/7/2026).
Narator menuturkan bahwa isu LGBT hingga kini terus menjadi pro dan kontra. Menurutnya, di satu sisi ada yang menganggap LGBT sebagai hak pribadi. Namun, di sisi lain banyak yang menilai perilaku tersebut bertentangan dengan nilai agama, moral, dan norma masyarakat.
Lebih lanjut, Narator menjelaskan bahwa persoalan LGBT saat ini bukan hanya berkaitan dengan orientasi seksual. Menurutnya, di berbagai negara gerakan LGBT juga telah berkembang menjadi gerakan yang memperjuangkan penerimaan secara hukum, politik, dan sosial.
"Puncaknya adalah legalisasi pernikahan sesama jenis atau same sex marriage," bebernya.
Narator mengatakan, banyak pihak menolak gerakan tersebut karena membawa berbagai dampak, mulai dari meningkatnya risiko penyakit tertentu, menurunnya angka kelahiran, hingga perubahan struktur keluarga dan nilai-nilai sosial.
Haram
Dalam perspektif Islam, Narator melanjutkan bahwa hubungan sesama jenis itu diharamkan.
"Penyebaran kemaksiatan secara terang-terangan, dipandang dapat mengundang murka Allah SWT. Kaum Nabi Luth menjadi pelajaran bagi umat manusia," terangnya.
Terkait solusi, Narator menjelaskan bahwa Islam memerintahkan pendidikan akidah dan akhlak sejak dini, menjaga pergaulan, menutup pintu-pintu yang mengarah pada kemaksiatan, serta menerapkan sanksi sesuai ketentuan syariat melalui otoritas yang sah.
"Tujuannya bukan sekadar menghukum, tetapi menjaga agama, keturunan, dan kemaslahatan masyarakat," pungkasnya. [] Muhar
0 Komentar