
Politikus Ahmad Hanafi Rais mengingatkan masyarakat Indonesia agar mewaspadai Zionis Ireng yang sebenarnya turut menikmati penjajahan atas Palestina melalui keterlibatan BoP (Board of Peace) bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
"Yang kita waspadai bukan lagi Londo Ireng di dalam negeri, tetapi Zionis Ireng yang menikmati penjajahan atas Palestina," tuturnya, dikutip dari Tabloid Media Umat Edisi 410, dalam Rubrik Aspirasi, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Hanif, masyarakat Indonesia bersyukur dan merayakan kemerdekaan. Hanya saja, bebernya, negara Indonesia sadar atau tidak juga sedang terlibat sebagai penjajah baru atas bumi Palestina.
Indonesia, terang Hanif, masuk dalam BoP dan bahkan berencana mengirim pasukan militernya bagian dari ISF-nya BoP yang tidak lain sebagai penjaga eksistensi penjajah Israel di Palestina dengan mengatasnamakan perdamaian.
"Tidak semestinya negara kita terlibat di dalamnya karena esensi BoP sebenarnya adalah Board of Penjajahan," tegasnya.
Dalam pernyataannya, Hanif juga menyatakan bahwa pada hakikatnya belum ada kemerdekaan selama manusia belum terbebas dari penjajahan oleh sesama manusia.
Menurutnya, manusia merdeka yaitu ketika kehidupan manusia terbebas dari segala bentuk dominasi, penjajahan, dan ideologi yang antroposentris (berpusat pada manusia), yakni sekularisme. [] Muhar
0 Komentar