Sejarah

6/recent/Sejarah-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

JURNALIS SENIOR: PENULIS DAKWAH BUKAN PEMBURU KERAMAIAN, MELAINKAN PENGARAH PEMIKIRAN


Jurnalis senior Joko Prasetyo (Om Joy) mengingatkan para penulis dakwah agar tidak mudah terpancing menanggapi setiap isu yang viral. Menurutnya, penulis dakwah harus memiliki arah pemikiran dan mampu mengedukasi masyarakat.

"Tidak semua isu viral harus kita tanggapi. Sebab, penulis dakwah bukan pemburu keramaian, melainkan pengarah pemikiran," tulisnya melalui akun Facebook pribadinya, Kamis (5/11/2026).

Om Joy menegaskan bahwa penulis dakwah perlu selektif dalam menentukan isu yang akan diangkat. Isu yang dipilih hendaknya memiliki bobot edukasi, pijakan ideologis, serta relevansi dengan perjuangan menegakkan Islam secara kaffah.

"Pilih isu yang punya bobot edukasi, pijakan ideologis, dan relevansi dengan perjuangan menegakkan Islam secara kaffah," tegasnya.

Ia menekankan bahwa kualitas tulisan lebih penting daripada kuantitas. Menurutnya, tulisan dakwah harus memiliki arah yang jelas, argumentasi yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi bagi perubahan sistemik.

"Lebih baik sedikit tulisan, tetapi jelas arahnya, kuat argumentasinya, dan berkontribusi bagi perubahan sistemik," pungkasnya. [] Muhar

Posting Komentar

0 Komentar